Musdes Digelar, Ketua BPD Setu Wetan Sebut Anggaran 80 Juta Dalam LPJ BUMDes Ditolak, Bukan 170 Juta

0

Cirebon, Inderawaspada- Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Herman menuturkan, bahwa hasil keputusan Musyawarah Desa (Musdes) Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Setu Wetan tahun anggaran 2019 telah dinyatakan ditolak karena dianggap tidak memenuhi standar.

“Kita mengakomodir dari semua masukan terutama dari masyarakat yang diwakili oleh BPD, tokoh-tokoh masyarakat, Pansus yang dibentuk oleh BPD semuanya merekomendasikan bahwa apa yang disampaikan oleh BUMDes belum memenuhi standar dari LPJ itu sendiri,” ujar Herman usai acara Musdes di kantor Desa Setu Wetan, Jumat (11/9/2020) petang.

Menurutnya, penolakan LPJ BUMDes tersebut merupakan keputusan forum yang telah hadir dalam acara Musdes.

“Hasil dari investigasi kemudian pemeriksaan, semua yang disampaikan Ketua BUMDes (Barkin) ternyata itu forum menentukan ditolak karena belum memenuhi standar,” katanya.

“Itu baru sekian administrasi belum berkembang yang lain-lainnya, seperti tadi hal-hal yang belum bisa dijelaskan ke uang, dan lain sebagainya itu juga data pendukung,” tambahnya.

Dalam hasil pemaparan Musdes, Herman menyebutkan, sebanyak 80 juta rupiah dalam LPJ BUMDes tersebut yang telah ditolak. Menurut ia, bukanlah 170 juta rupiah. Dirinya berujar, sebab yang ia ketahui dalam berita acara hasil Musdes 2018 lalu adalah Pemdes Setu Wetan.

Berarti diluar dari yang 90 juta, kalau 170 juta dikurangi 90 juta kurang lebih kisaranya 80 juta. Kalau 2018 kita fokusnya satu-satu, disitu tadi direktur BUMDes (Barkin) sudah bilang awal awal pernyataannya itu, saya gak tahu apakah ini Musdes atau tidak diterimanya. Itu karena pencairan dana kedua penyertaan modal yang 50 juta memang tidak ada persoalan, alasannya itu,” ucap Herman.

Warga yang hadir dalam acara Musdes LPJ BUMDes Setu Wetan di kantor desa setempat.
Warga yang hadir dalam acara Musdes LPJ BUMDes Setu Wetan di kantor desa setempat.

Sementara itu, Ketua BUMDes Setu Wetan, Solihin alias Barkin mengaku sudah bernafas lega dengan ditolaknya hasil pemaparan LPJ tersebut dalam acara Musdes.

“Bagi kami sebagai ketua BUMDes dengan keberadaannya LPJ ditolak, saya merasa bersyukur dan alhamdulillah. Karena apa? Ini memacu kita untuk menjadi bisa,” tutur Barkin.

Bahkan, Barkin menilai hasil pemaparan LPJ tersebut telah ditolak merupakan suatu perjalanan BUMDes Setu Wetan yang ia pimpin selama ini.

“Bukan dengan keberadaan LPJ ditolak terus kita emosional, tidak. Saya merasa bersyukur alhamdulillah ini buat gambaran kedepan BUMDes kedepan untuk lebih hati-hati dengan keberadaan BUMDes sekarang berjalan dari tahun 2017 tanpa LPJ,” kata Barkin.

“Ditahun 2018 hingga 2019 ada rasa pertanggungjawaban, cuma akhirnya ditolak ini semacam perjalanan untuk BUMDes kedepan lebih baik lagi,” imbuhnya.

Menanggapi hal ini, Kuwu Setu Wetan Ratnawati mengatakan keputusan penolakan hasil pemaparan LPJ tersebut dalam acara Musdes merupakan suatu tanggung jawab dari Ketua BUMDes Setu Wetan yaitu Barkin.

“Intinya itu sudah hasil Musyawarah, kalau ditolak juga itu tanggung jawab dari saudara Barkin sendiri. Tetap mau bertanggung jawab atau kepengurusan beliau kemarin 2019,” jelas Ratnawati.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: