Aktual, Berani, Terpercaya

Data Bankab Cirebon Tahap Dua Lagi Diolah, Dadang: Udah Aja Ribut Maning

Kadinsos Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra di kantornya, Senin (29/6/2020) siang. (Foto:Ubid) 

Cirebon, Inderawaspada.com- Bantuan Sosial (Bansos) tingkat Kabupaten Cirebon tahap kedua pada pekan depan rencana kembali digulirkan.

Sebelum digulirkan, validasi data penerima bantuan tersebut tengah dilakukan terlebih dahulu. Hal ini supaya tidak ada warga menerima bantuan lebih dari satu.

Bantuan Kabupaten (Bankab) berupa beras premium seberat 15 kg merupakan salah satu dari sembilan pintu bantuan untuk warga terdampak pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Cirebon Dadang Suhendra menjelaskan, sesuai juklak dan juknis bahwa aturan penyaluran Bankab sama seperti Bantuan Gubernur (Bangub).

“Artinya orang yang dimaksud tidak ditemukan atau meninggal, langsung diganti ahli warisnya yang sama satu Kartu Keluarga (KK),” terang Dadang saat dikonfirmasi inderawaspada.com di kantornya pada Senin, 29 Juni 2020 siang.

Sebaliknya, lanjut Dadang, jika penerima Bankab diketahui telah meninggal dunia namun tidak memiliki ahli waris, maka bantuan tersebut dialihkan ke calon Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial apapun.

Baca Juga :
1 of 44

“Sesuai hasil Musdes di setiap desa yang dikelola oleh Kepala Desa (Kuwu), dan Puskesos. Kira-kira yang belum nerima (Bansos) siapa? nanti itu diusulkan kemudian dilegaliasi dengan berita acara pengalihan dari si A ke si B, kemudian diperkuat dengan surat pernyataan,” ujar Dadang.

Lanjut Dadang, bagi penerima bantuan secara double atau data ganda terlebih dahulu membuat surat pernyataan.

Dalam isi surat pernyataan itu, Dadang mencontohkan penerima bantuan double mengakui telah mendapatkan bantuan sosial lainnya.

“Misalnya si A dapat lagi, dia membuat pernyataan bahwasanya menerangkan saya sudah dapat bantuan sembilan pintu, baik PKH atau BPNT. Setelah itu, dialihkan kepada pilihan desa yang sudah di Musdeskan, langsung diganti,” jelas dia.

“Nanti oleh Puskesos, baik hard copy atau soft copy diserahkan ke Dinsos untuk diolah tahap kedua,” imbuhnya.

Dadang pun berharap dengan adanya Bankab dapat memberikan nilai manfaat untuk masyarakat.

“Semua harap dimaklumi sudah dapat rezeki masing-masing yang penting pemerintah hadir, dan bisa membantu mereka pada saat situasi (pandemi) Covid-19,” katanya.

Jadi udah sekarang aja (jangan) ribut maning (lagi), aja rebutan, dan aja protes. Yang penting sekarang  alhamdulillah, sudah tercover semua,” tambah Dadang.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Maaf, !!