Aktual, Berani, Terpercaya

194 KK di Desa Astapada Bakal Terima BLT DD, Seorang RT Sebut Tepat Sasaran

Seorang RT 03 RW 01 Blok Nambo Kulon, Desa Astapada, Subit. (Foto:Ubid) 

Cirebon, Inderawaspada.com- Dari hasil validasi serta penetapan, Pemerintah Desa Astapada, Kecamatan Tengahtani, Kabupaten Cirebon, mencatat sebanyak 194 Kepala Keluarga (KK) sebagai calon penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun anggaran 2020 sebesar 30%.

Dari jumlah tersebut, calon penerima akan mendapatkan uang tunai sebesar Rp 600 ribu selama tiga bulan kedepan.

- Advertisement -

“Untuk masyarakat kira-kira adem (tenang) jangan sampai ada kecemburuan, yang berhak ya kudu berhak. Terserah RT-RW teknisnya bagaimana, mangga kalau saya sebagai kuwu sih hanya menyetujui,” ujar Kuwu Desa Astapada, Makali usai menggelar rapat Musdesus di kantor desa tersebut, Jumat (14/5/2020) malam.

Menurutnya, mekanisme dalam penyaluran BLT DD telah sesuai dengan Permendes Nomor 06 Tahun 2020, PMK Nomor 40 Tahun 2020, dan Perbup Nomor 23 Tahun 2020.

Ketika saat penyaluran BLT DD nanti, dia berharap agar tak menjadi suatu gejolak ditengah masyarakatnya.

“Semoga warga kita adem (tenang), jangan ada warga bergejolak yang tidak-tidak,” katanya.

Baca Juga :
1 of 40

Sementara itu, seorang RT 03 RW 01 Blok Nambo Kulon, Subit menyebutkan dalam pendataan serta penetapan bagi warga calon penerima BLT DD telah tepat sasaran.

“Iya tepat sasaran, saya sendiri yang meluncur (mendata). Di RT 03 ada 8 orang (KK) kondisinya orang jompo, dan orang yang tidak mampu. Nanti orang jompo terlebih dahulu yang dikasihkan dana tersebut,” ungkapnya.

Foto: sesaat acara Musdesus Astapada berlangsung. 

Selama proses pendataan itu, Subit pun menceritakan pengalaman sedihnya usai mendapatkan beragam keluhan dari warganya perihal BLT DD.

“Saya kesedihannya banyak yang mengeluh ke pak RT. Bagaimana ada dana bantuan (tidak), yang nanti saya dibijaksanakan oleh aparat desa terutama pak kuwu,” kata dia.

Namun begitu, Subit tetap ikhlas dalam mengemban amanah tugasnya sebagai seorang RT. Meski, ia tak pernah sama sekali mendapatkan bantuan sosial (Bansos).

“Saya bijaksana untuk sebagai RT, saya belum pernah dapat bantuan,” ujarnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Maaf, !!