Satlantas Polres Sukabumi Gelorakan Millenial Road Safety Festival di Terminal

0

Sukabumi, news.inderawaspada.com– Terminal Tipe A dijadikan destinasi kegiatan safety riding dan safety driving dalam rangkaian kegiatan Millenial Road Safety Festival (MRSF) yang dilaksanakan oleh jajaran Satlantas Polres Sukabumi Kota, Sabtu sore, (16/2/2019).

Kendati demikian, acara tersebut dihadiri Jajaran Muspida Kota Sukabumi, Kepala Dinas Perhubungan dan Gabungan Komunitas Otomotif Sukabumi (KOS) serta perwakilan dari Sekolah se-Kota Sukabumi diperkirakan sekitar 7000 peserta yang terdiri dari 58 club roda empat sekitar 1.300 orang dan 130 club roda dua sekitar 4000 orang.

Sementara itu, Yukky Rahmat Yunus, Amd. PLLU, S.M mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan sebagai sarana untuk membangun budaya tertib berlalu lintas.

“Khususnya dikalangan generasi Millenial sebagai peningkatan kualitas keselamatan dijalan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan,” tutur Kepala Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Kota Sukabumi.

Menurutnya, Millienial Road Safety Festival kebanyakan dari generasi muda, baik dari Kota maupun Kabupaten Sukabumi.

“Selain peragaan-peragaan seperti slalom dan free style yang di tampilkan oleh para peserta safety riding dan safety driving,” katanya.

“Diberikan pula santunan kepada korban kecelakaan lalulintas, berupa kursi roda tongkat berjalan dan kaki palsu yang diberikan oleh jajaran Polres Sukabumi,” imbuhnya.

Ditempat terpisah, Kasi Sarpras BPTD wilayah IX Provinsi Jawa Barat, Budi Santoso, S, SIT, M.M.Tr menyampaikan, bahwa tujuan yang ingin di capai dari kegiatan tersebut adalah dalam rangka mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas.

‌”Guna tercapainya tujuan road safety to zero accident, terbangunya budaya tertib lalu lintas khususnya di kalangan generasi millennial, kata dia melalui pesan singkat Watshapp, Minggu sore (17/2/2019).

Dijelaskannya, adanya peningkatan kualitas keselamatan berkendara dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan kaum millenial.

“Serta membentuk relawan lalu lintas millenial, dan juga mempererat hubungan kedekatan antara pemangku lalu lintas seperti Polantas dan Perhubungan dengan generasi millennial,” terangnya.

Ia berharap kedepannya agar Zero Acciden bisa tercapai agar tidak ada lagi pemiskinan usia produktif akibat laka lantas.

“Perjalanan generasi muda masih panjang, jangan terhenti akibat laka lantas,” pungkasnya. (Mu)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: