Pengprov Perpani Jawa Timur Gelar Standarisasi Kepelatihan

0

news.inderawaspada.com – Menjamurnya klub panahan di Jawa Timur memang sangat menguntungkan. Karena bisa membuat olahraga ini semakin berkembang dan bisa memunculkan atlet berbakat. Untuk menjadikan lebih profesional, Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) membuat aturan agar klub wajib berbadan hukum dan memilki pelatih bersertifikat.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, Pengprov Perpani menggelar pelatihan kompetensi pelatih yang dilaksanakan di Gedung Pramuka Jatim di kawasan Kertajaya, Sabtu(9/3) dan diikuti 80 pelatih yang di bagi dua kelompok.

Sebagai Ketua Umum Perpani Jatim, Denny Trisyanto menyatakan ada beberapa syarat untuk bisa mendirikan klub diantarannya memiliki tempat berlatih. Seperti berbadan hukum atau leglitas dari notaris, selain itu mewajibkan pelatih memiliki sertifikat dari Perpani.

“Edaran dari Mabes Polri, panahan itu masuk kategori sajam, jadi semua organisasi harus terdaftar. Selain itu masih banyak klub yang belum bersertifikat,” ujar Denny saat ditemui disela sela kegiatan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, sebagai pelatih yang menjadi peserta pelatihan, nanti akan mendapatkan metode kepelatihan berupa teori dan praktek berbasis IPTEK. “Kita standarisasi pelatih agar mereka bisa membina atletnya dengan benar,” imbuhnya.

Denny juga mengharapkan, dengan adanya metode kepelatihan yang sudah bersertikat bisa menjadi lebih profesional dan membuat anak didiknya atlet panahan yang berprestasi.

Adapun sebagai peserta yang turut mengikuti kepelatihan seperti mantan pemanah olimpiade dan andalan Indonesia maupun Jatim, Ika Yuliana bersama dua rekannya dari Bojonegoro. “Ika atlet berprestasi, namun masih memiliki kemauan untuk mengikuti pelatihan dan ini sangat bagus,” tutup Denny.

Diketahui, dalam pelatihan yang diselenggarakan oleh Pengprov Perpani Jatim, memberikan ulasan lima materi pokok bagi pelatih untuk meningkatkan profesional dan standarisasi seperti, memperkenalkan Profil Perpani Jatim, Teknik, Kode Etik, IT, dan Praktek lapangan. Red

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: