Pencuri Handphone Keok Ditangan Reskrim Polsek Kenjeran

0
Foto: Tersangka dan Barang bukti

news.inderawaspada.com, Surabaya – Satreskrim Polsek Kenjeran Surabaya berhasil mengungkap kasus Curat, dengan tersangka Eko Cahyono laki-laki (22) Tahun asal Jalan. Bogen Gg. II No. 07 Surabaya.

Kanit Reskrim Polsek Kenjeran  IPTU Endri SH menjelaskan, bahwa tersangka diamankan di Terminal Lama Surabaya masih sedang memegang HP hasil curian.

“Awalnya pada hari Minggu tgl 13 Januari 2019 sekira jam 21:00 Wib, Korban sedang mencarge HP merk Advan miliknya di dalam Gedung PPAL TNI AL Jalann Abdul Latif No. 01 Kenjeran kemudian lupa di tinggal pulang,” katanya, Rabu (15/1).

Namun saat pagi hari Senin tgl 14 Januari 2019 sekira jam 04.00 Wib teringat dan akan mengambil HP yang di carge tersebut, yang di taruh diatas kursi di salah satu ruangan Gedung PPA, saat mau diambil ternyata HP sudah hilang dan pintu Gedung dalam keadaan terkunci.

“Diduga pelaku masuk memanjat melalui jendela yang tidak terkunci dan mengambil Hp milik korban tersebut,” tambah Kanit.

Selanjutnya atas kejadian tersebut korban menanyakan kepada Saudara Pak Mad yang berada di Gedung PPAL namun Pak Mad Tidak mengetahuinya dan kemudian Pak Mad berusaha mencari informasi ke Terminal Lama Kenjeran.

“Kemudian setelah ada informasi bahwa ada seorang yang diduga melakukan pencurian yang berada di Terminal lama yaitu saudara Eko Cahyono tidak biasanya memegang HP, saat di pantau ternyata saat sedang duduk di Terminal tersangka memegang HP yang diduga hasil pencurian,” terangnya.

Kemudian Korban menghubungi Anggota Reskrim Polsek Kenjeran untuk menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti hasil curiannya. “Petugas langsung mengamankan tersangka dan dibawa ke Polsek Kenjeran. saat di interogasi, tersangka mengaku bahwa HP tersebut hasil mencuri,” tandasnya.

Diketahui, tersangka diamankan beserta barang bukti berupa satu buah HP Merk Advanwarna hitam. Dan atas perbuatannya tersangka diancam sesuai dengan pasal 363 KUHP. (20z)

Leave A Reply

Your email address will not be published.