Pemulung Asal Cirebon Temukan Puluhan Kurikulum Pendidikan Bersejarah

0

news.inderawaspada.com – Seorang pemulung, Wadini (40) warga Blok Ciwiru RT 02 RW 06, Kelurahan Sumber, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, telah menemukan sejumlah kertas pelajaran sekolah dari berbagai mata pelajaran kurikulum pendidikan pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia yakni pada tahun 1951 hingga 1953.

Diketahui, kertas mata pelajaran yang berhasil ditemukan Wadini, berbentuk seperti surat-surat yang bisa dimasukan ke dalam sebuah amplop era zaman dahulu.

Sementara, pendidikan yang terendah di Indonesia sejak awal kemerdekaan yang dikenal dengan Sekolah Rakyat (SR).

Sementara itu, Wadini menceritakan, pada 2012 lalu saat dirinya mencari barang bekas di sejumlah wilayah sekitar Cirebon. Kata Wadini, ada seseorang yang menawarkan terhadap dirinya dengan sejumlah barang yang berupa kertas pelajaran sekolah tahun 1951 sampai 1953 berikut amplop-amplopnya. “Karena saya merasa bahwa kertas atau soal mata pelajaran tersebut penting, meski sudah berpuluh-puluh tahun lamanya. Sehingga, saya merawatnya,” kata Wadini saat ditemui di kediamannya, Jumat (21/6/2019) malam.

Sebelumnya, pada 2000 lalu, Wadini juga pernah menemukan kertas atau buku dari berbagai mata pelajaran lainnya pada masa kurikulum pendidikan 1951 dan 1953. “Saya menemukan buku mata pelajaran itu di sekitar tumpukan sampah. Alhamdulillah sampai saat ini, buku-buku atau kertas mata pelajaran, saya rawat dengan baik,” ungkap Wadini.

Lanjutnya, sejak 2000 lalu saat ia pertama kalinya berprofesi sebagai pemulung hingga sekarang, dirinya berhasil mengoleksi 50 amplop yang berisi kertas mata pelajaran pada masa kurikulum pendidikan 1951 sampai 1953. “Saya mengoleksi beberapa kertas mata pelajaran atau buku diantaranya, mata pelajaran bahasa Inggris, Mematika, Ilmu Alam,” ujarnya.

Meski begitu, Wadini juga mengaku hanya sekedar hobi mengoleksi kertas mata pelajaran sekolah pada masa awal kemerdekaan Republik Indonesia.

Dari hobinya tersebut, Wadini berkeinginan memiliki tempat-tempat khusus untuk menyimpan barang-barang yang mengandung nilai sejarah. Mu

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: