Komplotan Begal Pasuruan Digulung Tim Resmob Suropati

0

news.inderawaspada.com – Akhirnya Tim Resmob Suropati Polresta Pasuruan berhasil mengamankan tiga buronan begal yang meresahkan masyarakat di dua lokasi berbeda. Bahkan, komplotan begal saat dibekuk semuanya membawa senjata peledak jenis bom ikan (bondet).

Diketahui dalam penangkapan tersebut, dua buron dibekuk di perempatan Tugu Adipura, tepatnya di depan Lapas, Jalan Panglima Sudirman. Penangkapan di jalan saat kondisi ramai ini menegangkan dan diwarnai sejumlah tembakan.

Untuk yang satu buron lainnya dibekuk di Desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

“Ketiganya bawa bondet. Sehingga membahayakan petugas. Kami lumpuhkan dengan tembakan karena membahayakan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso, Minggu (19/5/2019) dini hari.

Kasatreskrim mengungkapkan bahwa para begal yang semuanya warga Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini yakni Sodik (40) Buratin (30) dan Rudi. Mereka kemudian dibawa ke IGD RSUD dr Soedarsono Pasuruan untuk menjalani perawatan luka.

Dalam perjalanan, ketiganya dibawa ke rumah sakit dengan mobil polisi. Saat tiba di rumah sakit mereka langsung dibawa ke IGD.

“Mereka ini berbahaya, bawa beberapa bondet sehingga kami lumpuhkan,” kata Kasat Reskrim Polresta Pasuruan AKP Slamet Santoso, di rumah sakit.

Pengejaran komplotan begal berbahaya ini disebut Slamet sudah berlangsung beberapa hari. Tim Resmob Suropati Polresta Pasuruan beehasil mengakhiri pelarian mereka Sabtu (18/5) malam.

Komplotan asal Desa Plososari, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan ini sudah beraksi di puluhan TKP dengan membawa senjata bondet. “Sudah beraksi di puluhan TKP mereka ini. Baik di wilayah Kota Pasuruan maupun Kabupaten,” terangnya.

Polisi masih akan melakukan pengembangan untuk bisa meringkus anggota komplotan lainnya. Para begal ini dijerat pasal 363 dan 365 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Red

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: