Berkontribusi Soal Keamanan, Polda Jatim Peringati HUT Satpam ke-38

0

news.inderawaspada.com, Surabaya – Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur menggelar upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Satpam Ke 38 tahun, Rabu (6/2), pagi.

Rangkaian kegiatan tersebut yang bertempat di lapangan upacara Mapolda Jawa Timur bertemakan “Pemuliaan Profesi Satpam Indonesia Guna mendukung Polri Dalam Pengamanan Pemilu Tahun 2019” yang diikuti Kapolda Irjen Pol Luki Hermawan, dan Wakapolda Brigjen Pol Toni Harmanto beserta Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim.

Adapun turut menghadiri HUT Satpam ke 38 tahun Kapolres Jajaran Polda Jatim masing-masing adalah, Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Rudi Setiawan, dan Kapolres Gresik AKBP Wahyu Sri Bintoro dan lain sebagainya, beserta Pangdam V Brawijaya dan Jajaran Kodim, hingga anggota seluruh Satpam yang berada di Jawa Timur.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, M.Si. menyampaikan, perayaan HUT Satpam ke 38 tahun ini memang agak berbeda, yang tadinya sudah kami sampaikan pada amanat memang momentnya bersamaan dengan Pilpres dan Pileg 2019, dimana satpam-satpam akan kita libatkan terutama nantinya pada TPS yang ada di sekitar perusahaan, gedung, hotel tersebut.

“Momentnya memang bertepatan dalam pesta demokrasi pemilu Pilres dan Pileg, karena bersamaan itu kami butuh mereka untuk pengamanan dan mempertebal di TPS,” kata Irjen Pol Luki Hermawan saat diwawancarai oleh awak media didampingi Dir Binmas Kombes Pol Iwan Setyawan, SH., SIK., M.Hum, dan Kasubdit Binsatpampolsus AKBP Elijas Hendrajana, S.I.K., S.H., Rabu (6/2/2019).

Nantinya, sambung Kapolda Jatim, kita libatkan seluruh satpam di Jawa Timur. “Ada sekitar 65 ribu satpam kami manfaatkan dalam pengamanan,” tutur Irjen Pol Luki Hermawan kepada news.inderawaspada.com.

Luki Hermawan menjelaskan, disisi lain satpam sudah terlatih, karena dia dibekali latihan-latihan, dan terdidik maka kami manfaatkan untuk membantu pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di sekitar perusahaan, hotel dan gedung.

Namun saat ditanya apa yang bisa dilakukan satpam dalam kegiatan jika adanya tindakan kriminal, apakah hal demikian sama dengan tugas fungsi aparat Kepolisian, Jendral Polisi Bintang Dua menuturkan, memang mereka ada kemampuan terbatas sesuai apa yang di miliki dari satpam itu sendiri. “Jadi yang jelas dasar-dasar mereka dalam pengamanan obyek vital di perusahaan tersebut ada Standar Operasional Prosedur (SOP) itu sendiri, jadi kita bisa manfaatkan,” pungkas Luki Hermawan.

Diketahui, dalam rangkaian acara HUT Satpam ke 38 tahun di sajikan berbagai simulasi pengamanan diantaranya, pemeriksaan senjata tajam, dan unjuk rasa (unras), serta mengamankan barang bahan peledak (handak) yang dibantu oleh anjing pelacak dari satpam. (Hyt/Ov1/21K)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: