Waduh, Sebanyak 13.450 Masker Scuba Terpasang Foto Kades Setu Wetan

0

Cirebon, inderawaspada.com-Proyek pengadaan ribuan masker scuba bersumber dari Silpa 2019 Dana Desa (DD) Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menuai pertanyaan warga setempat. Pasalnya, sebanyak 13.450 masker terpasang gambar foto Kepala Desa (Kades) atau Kuwu desa tersebut.

Ketua Forum RT RW Desa Setu Wetan, Suwandi mengaku khawatir terdapat nuansa politik atau tidak terkait ribuan masker yang terpasang foto Kades atau Kuwu Desa Setu Wetan. Karena ribuan masker itu rencananya esok akan dibagikan kepada setiap warga setempat.

“Itu sama saja biar warga tahu istilahnya, umpamanya mau calon lagi, bahwa calon nih,” ujar Suwandi di kantor Desa Setu Wetan, Kamis (24/9/2020) siang.

Dia menilai, jika masker terpasang gambar foto merupakan hal yang wajar, asalkan pengadaaan barang tersebut berasal dari dana pribadi seseorang.

“Ya kurang etis lah menurut warga tuh, kalau uang pribadi (masker) ada fotonya itu sih gak masalah. Kalau Dana Desa (DD) lain, dari kacamata warga lain, istilahnya ini ada apa? Berarti orang bertanya-tanya,” ungkap Suwandi.

Ditempat yang sama, Ketua RT 09 RW 04, Desa Setu Wetan, Agus melontarkan pertanyaannya terkait pemasangan gambar foto seorang Kades atau Kuwu dalam ribuan masker tersebut merupakan suatu pencitraan ataupun sebaliknya.

“Boleh-boleh saja pasang foto, ini masalahnya apa pencitraan atau apa ini,” tegas Agus sambil bertanya-tanya.

Baginya, gambar foto tersebut tak perlu dipasang kedalam masker. Karena, kata Agus, tak dipasang foto pun warga mengetahui sesosok Kades atau Kuwunya.

“Ah itu omongan apa, itu kenal semua sama Ibu Kuwu tuh,” jelas dia sambil menanggapi komentar Kuwu Desa Setu Wetan.

Kades atau Kuwu Desa Setu Wetan, Ratnawati saat memperlihatkan masker yang terdapat foto dirinya di kantor desa tersebut, Kamis (24/9/2020) siang. (Foto:Ubid/inderawaspada.com)

Ditempat terpisah, seorang warga setempat yang enggan disebutkan identitasnya pun menilai tak layak jika foto sesosok Kades atau Kuwu dimasukkan kedalam masker. Sebab, pengadaan ribuan masker bersumber dari DD.

“Sangat kurang pantas atau kurang layak, bilamana ada poto figur seorang Kuwunya. Sedangkan masker ini bukan bantuan dari Ibu Kuwu pribadi melainkan dari Dana Desa (DD), apalagi kwalitas masker yang dibagikan sangat tidak layak sekali jauh dari apa di anjurkan pemerintah,” kata dia.

Sementara itu, Kades atau Kuwu Desa Setu Wetan, Ratnawati mengungkapkan alasannya terkait pemasangan gambar foto dirinya dalam masker. Menurut dia, banyak warga setempat tak mengenal dirinya sebagai sesosok Kuwu di desa tersebut, karena ia terpilih sebagai Kuwu dari hasil Pemilihan Antar Waktu (PAW).

“Jadi saya punya ide disitu, mudah-mudahan masyarakatnya tahu muka Ibu Kuwunya seperti apa, gitu aja intinya seperti itu perkenalan ke masyarakat aja,” ungkap Ratnawati.

Ratnawati menegaskan, bahwa pemasangan gambar foto dirinya dalam pengadaan ribuan masker tak ada kaitannya dengan nuansa politik.

“Oh enggak ada, saya gak punya niatan seperti itu,” tegas Ratnawati kepada inderawaspada.com di kantor Desa Setu Wetan.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Setu Wetan, Herman pun mengomentari terkait ribuan masker yang terpasang gambar foto seorang Kades atau Kuwu desa tersebut. Dia pun menegaskan, bahwa pihaknya tak mau ikut campur dalam proyek pengadaan ribuan masker.

“Adapun Kuwu itu menempelkan fotonya, pengadaan beliau dengan relasinya, sama sekali BPD tidak ikut campur. Cuma BPD menyarankan tolong dilelangkan, ketika kita mengatakan dilelangkan ternyata sudah berjalan. Saya akhirnya, tidak ingin mengambil resiko apapun yang akan terjadi,” tegas Herman.

Leave A Reply

Your email address will not be published.