Bansos Kabupaten Cirebon Rencana Disalurkan Besok, dr Neneng: Doakan Saja

0

Cirebon, Inderawaspada.com- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berencana kembali menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) tahap II berupa beras premium seberat 15 kg kepada 46.848 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Rencana penyaluran bantuan tersebut dilakukan esok Selasa, 28 Juli 2020. 

“Mudah-mudahan tidak ada kendala. Sehingga bisa berjalan dengan lancar, doakan saja,” ujar Sekertaris Dinas Sosial (Sekdinsos) Kabupaten Cirebon, dr Neneng Hasanah di kantornya pada Senin, 27 Juli 2020 pagi.

Menurutnya, jumlah KPM tidak ada perubahan sama sekali seperti pada tahap pertama. Akan tetapi, lanjutnya, dari jumlah tersebut di penyaluran Bansos tahap pertama, masih terdapat KPM double bantuan.

“Jadi memang jumlah tetap sama, tetapi tentunya ada perubahan kepesertaan atau penerima KPM-nya,” terang dr Neneng.

Kendati begitu, dr Neneng mengungkapkan alasannya bahwa dalam penyaluran Bansos tingkat Kabupaten Cirebon tahap II sedikit terlambat.

Sebab, terang dr Neneng, pihaknya terlebih dahulu melakukan intens validasi data penerima bantuan tersebut. Sehingga diharapkan tidak ada warga yang menerima bantuan lebih dari satu.

“Kita sudah membuat petunjuk teknisnya. Dimana kalau ada KPM yang dobel, itukan harus diganti kepada KPM lain yang memang sesuai dengan kriteria,” jelasnya.

“Nah inikan harus ada berita serah terima di desa masing-masing, dari yang penerima pertama. Terus tentunya juga yang menerima baru ini, harus punya identitasnya KTP-el. Kalau ada KPM yang sudah meninggal, bisa dialihkan kepada ahli waris,” imbuhnya.

Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, dr Neneng Hasanah di kantornya pada Senin, 27 Juli 2020 pagi. (Foto: Ubid/Inderawaspada.com)
Sekertaris Dinas Sosial Kabupaten Cirebon, dr Neneng Hasanah di kantornya pada Senin, 27 Juli 2020 pagi. (Foto: Ubid/Inderawaspada.com)

Diakhir keterangannya, dr Neneng menyempatkan diri untuk memunajatkan doa, agar pandemi Covid-19 di Kabupaten Cirebon segera berlalu.

“Sehingga aspek sosial pembangunan, dan sosial ekonomi kita tetap berjalan lancar,” katanya sambil melantukan doa.

Tidak hanya memunajatkan doa, dr Neneng juga mengimbau kepada masyarakat agar tetap mematuhi protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

“Kalaupun masih ada corona ditengah-tengah kita, tentunya masyarakat itu harus tetap dengan situasi Adat Kebiasaan Baru (AKB) dengan melakukan 3 M. Yang ang pertama itu gunakan masker, kedua mencuci tangan, dan menjaga jarak,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: