Ngaku Polisi Saat Beraksi, Enam Pelaku Curas di Majalengka Dibekuk Polisi

0

Majalengka, Inderawaspada.com- Satuan Reskrim Polres Majalengka berhasil mengamankan enam tersangka pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) terhadap seorang wiraswasta pada Jum’at (27/02/2020) lalu.

Keenam tersangka tersebut yakni ER (41) warga Sukabumi, AR (47), AK (36) dan RA (27) ketiganya adalah residivis asal Bandung Barat, RS (45) dan HP (35) seorang residivis, keduanya asal Cianjur.

“Keenam tersangka tersebut ditangkap setelah adanya laporan korban bernama Tatang Taupik Hidayat (31) warga Desa Cipasung Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka,” kata Kapolres Majalengka AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso saat konferensi pers didampingi Kasat Reskrim AKP M.Wafdan Muttaqin, Minggu (29/3/2020).

Asal mula kejadian pada waktu itu, terang AKBP Bismo, ketika korban sedang dalam perjalanan dengan mengendarai mobil, tiba-tiba di tengah perjalanan korban dihentikan oleh beberapa orang yang mengaku anggota Kepolisian Sat Res Narkoba yang sedang melakukan razia.

Kemudian, lanjutnya, pelaku menyuruh korban dan kernet korban untuk keluar dari dalam mobil.

“Setelah korban dan juga kernet korban digeledah oleh para pelaku, dan pelaku langsung mengambil 3 buah handphone milik korban dan milik kernet korban,” terang AKBP Bismo.

Setelah itu, para pelaku mengajak korban untuk melakukan tes urine di kantor polisi dan salah satu pelaku sempat ikut dalam mobil korban.

Sedangkan, pelaku lainnya mengawal di depan dengan mobil pelaku.

Di tengah perjalanan, ungkap AKBP Bismo, korban merasa curiga sehingga berinisiatif untuk mengarahkan mobil ke kantor kepolisian terdekat.

“Korban memisahkan diri dari rombongan mobil para pelaku yang berada di depan mobil korban. Ketika di persimpangan, korban langsung tancap gas mencoba melarikan diri menuju kearah kantor kepolisian terdekat Polsek Bantarujeg,” tuturnya.

“Pada saat itu, salah satu pelaku masih berada dalam mobil korban, korban pun sempat merasa panik dan membanting stir mobil sehingga mobil tergelincir dan berhenti masuk ke selokan,” imbuhnya.

Selanjutnya, ketika korban dan kernet berusaha melarikan diri terjadi tarik menarik kunci kontak mobil dengan pelaku. Sampai akhirnya, kunci tersebut berhasil diambil oleh korban dan kernet.

“Korban langsung berlari kearah kantor Kepolisian terdekat Polsek Bantarujeg untuk meminta pertolongan. Kemudian korban beserta anggota polsek Bantarujeg menuju TKP tetapi para pelaku sudah melarikan diri,” jelas AKBP Bismo.

Atas kejadian tersebut korban diperkirakan menelan kerugian sebesar Rp 3.500.000.

“Dan atas ulahnya keenam tersangka dijerat pasal 365 KUHP, pelaku diancam hukuman 12 tahun penjara,” tegas AKBP Bismo.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: