Menolak Vaksin, Kuwu Wotgali: Jangan Dikasih Bantuan

0
Cirebon, inderawaspada.com- Pemerintah Desa Wotgali, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, mengapresiasi program kegiatan vaksinasi gratis yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Cirebon maupun Pemerintah Pusat. 

 

 

 

“Alhamdulillah, sangat senang sekali karena program vaksinasi Covid-19 untuk melindungi warga kita dari penyakit yang kita tidak ketahui seperti apa bentuk wujudnya,” ujar Kuwu Wotgali, Santosa Kasnan ketika memantau kegiatan program vaksinasi Covid-19 gratis di Desa Wotgali, Senin (14/6/2021).

 

 

Santosa mengatakan, target dari pemberian vaksinasi itu adalah lanjut usia (Lansia) serta warga sekitar yang rela untuk diberikan vaksinasi. Menurutnya, kegiatan vaksinasi ini ternyata masih menjumpai kendala. Sebab, dalam pelaksanaannya masih banyak masyarakat yang takut divaksin. Karena kabar bohong atau hoax tentang vaksinasi yang diterima masyarakat.

 

 

“Karena banyak juga warga di sekitar sini pandangannya kurang positif dalam artian vaksin, karena mungkin dengar berita hoaxs dan lain sebagainya,” tutur dia.

 

 

Ia menjelaskan, kegiatan program vaksinasi Covid-19 gratis di Desa Wotgali ditargetkan oleh Dinkes Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 400 orang.

 

 

“Insyaallah, mungkin bisa tercapai sampai besok,” terangnya.

 

 

 

Santosa menegaskan, bagi warganya yang menolak disuntik vaksin, pihaknya telah menyiapkan langkah sosialisasi. Dalam sosialisasinya, warga yang menolak divaksin bakal tidak mendapatkan bantuan sosial. Hal ini dilakukan demi mensukseskan program vaksinasi Covid-19.

 

 

“Jika tidak mencukupi target, kita mungkin pas bagi bantuan langsung tunai (BLT) dan dari puskesmas kita akan panggil. Untuk warga kita yang sekarang menerima bantuan ada kemungkinan tidak mungkin lepas, kalau gak mau divaksin jangan dikasih bantuan,” tegasnya.

 

 

“Nah pastinya, dalam artian kita ngomong ini yang benar-benar bisa di vaksin, kalau memang sudah di vonis tidak divaksin mengapa harus divaksin. Kan harus yang benar-benar bisa di vaksin,” imbuh Santosa.

 

READ  Oknum Petugas Puskesmas Gunungjati Diduga Usir Pasien, GRIB Minta Kadinkes Tindak Tegas 
Meski begitu, Santosa berpesan kepada warganya agar jangan takut untuk di suntik vaksin Covid-19. Karena vaksin sangat baik untuk meningkatkan kekebalan tubuh serta dapat memutus mata rantai penyebaran virus covid-19.

 

 

“Bagi warga kita yang benar-benar sehat dan ingin bertahan hidup, kita sarankan untuk divaksin. Karena vaksin sangat positif sekali, Mader (mumpung) gratis vaksin itu,” ujar Santosa.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: