Tinta Ribbon Sulit Didapatkan Jadi Kendala Cetak KTP-el, Begini Kata Disdukcapil Kab Cirebon 

0
Cirebon, inderawaspada.com- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, dalam dua bulan terakhir tengah mengalami kesulitan mendapatkan tinta Ribbon untuk percetakan dokumen kependudukan seperti KTP-el.

 

 

 

Kepala Bidang Pendaftaran Penduduk (Dafduk) Disdukcapil Kabupaten Cirebon, H Sarko mengungkapkan sulitnya mendapatkan tinta Ribbon dapat berimbas kepada pelayanan percetakan KTP-el.

 

 

 

“Berdampaknya ke pelayanan, kita tidak bisa melayani masyarakat secara maksimal. Karena salah satu yang harus dilengkapi oleh Disdukcapil dalam hal pencetakan KTP-el, salah satunya harus ada tinta Ribbon,” kata H Sarko diruang kerjannya pada Selasa (8/6/2021) sore.

 

 

 

Ia menuturkan, pihaknya kesulitan mendapatkan tinta Ribbon dikarenakan belum adanya pengadaan atau lelang tinta tersebut melalui proses E-Katalog.

 

 

 

 

“Jadi tinta Ribbon sekarang lagi menjadi kesulitan kita, karena belum adanya pengadaan atau belum adanya lelang. Lelang kita nunggu tayang E-Katalog, memang saat ini (lelang) masih belum ada,” ujarnya.

 

 

 

 

“Itupun bukan kita yang mengadakan tetapi pengadaan tinta Ribbon adanya di sekretariat, karena alat tulis kantor (ATK) adanya di sekretariat. Kita hanya pemakai atau sebagai user. Jadi kita mengambil (ATK) di sekretariat untuk kebutuhan di Disdukcapil,” imbuhnya.

 

 

 

Menurutnya, pengambilan tinta Ribbon tidak dapat dijadwalkan setiap hari maupun setiap bulannya. Selain itu, ia menjelaskan, satu buah tinta ribbon dapat digunakan untuk mencetak 500 keping KTP-el.

 

 

 

“Cuma kita pernah datang kesana (Jakarta) cuma kebagian 8 tinta Ribbon, pengambilan tinta Ribbon tergantung ketersediaan,” kata H Sarko.

 

 

 

Sejak mulai adanya kelangkaan tinta Ribbon, dirinya mengaku mendapatkan berbagai macam keluhan dari masyarakat tentang pelayanan pembuatan dokumen kependudukan KTP-el yang dinilai lamban.

 

READ  Herman: Alokasi Pupuk Subsidi di Kabupaten Cirebon Masih Kurang 

 

“Sebetulnya saya juga merasa tidak enak kepada masyarakat, dan masyarakat juga wajar ngomong yang macem-macem. Karena mereka tidak tahu yang sebenarnya yang menghambat pelayanan percetakan KTP-el itu apa? Mereka tahunya bikin KTP-el sekarang lama dan susah,” tutur dia.

 

 

 

“Memang benar ketersediaan tinta Ribbon itu kurang, otomatis pelayanan yang diberikan kepada masyarakat juga pasti menurun,” lanjut H Sarko.

 

 

 

Masih menurutnya, semenjak mengalami kesulitan mendapatkan tinta Ribbon angka percetakan KTP-el dalam setiap hari mengalami cukup penurunan.

 

 

“Dalam pencetakan KTP-el kadang kita pernah mencetak 700, 800, 900, hingga 1000 keping blangko KTP-el per hari. Dan hari ini stock tinta ribbon merupakan stock tinta yang terakhir, kalau tinta hari ini sudah habis mungkin besok off lagi,” ucap dia.

 

 

Sebelum mengalami kesulitan mendapatkan tinta Ribbon, ia mengatakan bahwa setiap hari rata-rata Disdukcapil Kabupaten Cirebon mencetak KTP-el sebanyak 1200, 1300 hingga maksimal 1500 keping blangko KTP-el.

 

 

Meski begitu, ia berharap pada bulan Juni 2021 bisa dilakukan pengadaan tinta Ribbon sehingga Disdukcapil Kabupaten Cirebon dapat melayani masyarakat dengan maksimal.

 

 

“Maksimal itu sesuai kemampuan dalam artian disesuaikan dengan kondisi mesin percetakan, disesuaikan dengan kemampuan operatornya. Karena kemampuan mesin itu cetak 1500 keping blangko KTP-el,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: