Diskop UKM Kabupaten Cirebon: Kembangkan Kemitraan, Koperasi Layani Pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor 

0

Cirebon, inderawaspada.com- Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Dan Menengah (UKM) Kabupaten Cirebon, M. Ferry Afrudin mengutarakan awal mula mengembangkan kemitraan koperasi melayani pajak kendaraan bermotor. 

 

 

 

 

 

Ferry menceritakan bahwa hal tersebut ia terinspirasi dari pelaksanaan kerjasama antara Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Cirebon 1 Sumber (Samsat)

 

 

 

 

 

“Dalam pelayanan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang dilaunching di Kecamatan Suranenggala beberapa tahun lalu,” ujar Ferry dalam keterangan tertulisnya melalui pesan singkat Whatsapp pada, Kamis (25/2/2021).

 

 

 

 

Ferry melanjutkan ceritanya, pada saat itu dirinya menjabat sebagai Camat Plumbon, dan kebetulan bahwa ia turut serta menyaksikan acara tersebut secara langsung.

 

 

 

 

 

“Menginisiasi anggota gerakan koperasi di Kabupaten Cirebon, untuk dapat turut serta dalam kegiatan serupa. Hal tersebut didasari juga pada kegiatan kemitraan serupa, ternyata telah dilakukan di Kota Depok,” ucap Ferry.

 

 

 

 

 

“Pemikiran sederhananya adalah kalau BUMDes bisa? Kenapa koperasi tidak bisa. Kalau Kota Depok bisa? Kenapa Kabupaten Cirebon tidak bisa,” imbuhnya.

 

 

 

 

 

Apa lagi, kata dia, beberapa koperasi di Kabupaten Cirebon sudah mengimplementasikan teknologi digital dalam kegiatan usahanya serta telah berpengalaman dalam menjalin kemitraan dengan berbagai pihak seperti PLN, Telkom dan PDAM dalam pelayanan pembayaran tagihan bagi anggotanya.

 

 

 

 

 

“Alhamdulillah pengajuan kemitraan tersebut disambut baik oleh pihak Samsat dan BJB selaku pengelola aplikasi Payment Point Online Banking (PPOB), yang merupakan sistem dalam pelayanan pembayaran secara online. Bukan hanya PKB saja, nantinya yang bisa dilayani oleh koperasi tetapi juga 10 sektor pajak daerah lainnya termasuk PBB dan BPHTB,” terangnya. 

 

READ  Dampak Banjir Di Kedunggedeh - Lemah Abang, Kembali Seluruh Perjalanan KA Jarak Jauh Yang Menuju dan Dari Jakarta Dibatalkan Hari Ini

 

 

 

Oleh karena itu, melalui kemitraan ini diharapkan dapat memudahkan anggota koperasi dalam mengakses pelayanan pembayaran PKB dan pajak daerah lainnya.

 

 

 

 

 

Selain itu, lanjut Ferry, kelebihan fasiltas layanan koperasi ini juga bisa diakses oleh masyarakat umum dengan tujuan untuk menarik minat agar menjadi anggota koperasi. Hal tersebut telah tertuang dalam isi pasal 43 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja.

 

 

 

 

“Hal ini seiring dengan arah kebijakan pemerintah yang mendorong masyarakat untuk berkoperasi, guna mengembalikan kejayaan koperasi sebagai sokoguru perekonomian negara melalui sistem ekonomi kerakyatan yang berasaskan kekeluargaan,” katanya.

 

 

 

 

 

Dia menerangkan bahwa untuk merealisasi kegiatan kemitraan yang dimaksud, maka BJB cabang Sumber menggelar rapat sosialisasi yang diselenggarakan pada Jum’at (5/2021) lalu.

 

 

 

 

Dimana rapat sosialisasi tersebut dihadiri Kepala Dinas Koperasi UKM Kabupaten Cirebon M. Fery Afrudin, Pimcab BJB Sumber Anet Yulisthian, Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah Wilayah Kabupaten Cirebon I Sumber diwakili oleh Kasi Pendataan dan Penetapan Wawan Sudrajat, S.Sos, M.Si, dan Kasi Penerimaan dan Penagihana Dany Effendi Hidayat, ST, MAP, Ketua Dekopinda Kabupaten Cirebon Pandi S.E serta 13 dari 21 Ketua/Pengurus Koperasi yang mengajukan diri sebagai calon peserta kemitraan.

 

 

 

 

“Sebagai pemungkas saya berharap kegiatan kemitraan ini dapat diikuti oleh seluruh gerakan koperasi yang ada di Kabupaten Cirebon, sebagai bentuk peningkatan pelayanan kepada anggota,” pungkasnya.

 

 

 

 

“Disamping banyaknya fasilitas yang diberikan BJB melalui sistem PPOB-nya yang dapat bermanfaat dalam menunjang kegiatan usaha koperasi,” sambung Ferry.

READ  Kab Cirebon Deklarasi Ramah Anak

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d blogger menyukai ini: