Saat Secarik Kertas Lusuh Fadli Mampu Curi Perhatian Bupati Cirebon

0

Cirebon, inderawaspada.com- Saat secarik kertas lusuh yang berisi kalimat menyentuh hati yang ditulis oleh bocah berusia 14 tahun bernama Fadli Rahman, mampu mencuri perhatian Bupati Cirebon. 

 

Melalui secarik kertas lusuh, Fadli sempat mencurahkan seluruh isi hatinya kepada Bupati Cirebon, dan anggota DPRD setempat.

 

Tulisan Fadli menggambarkan mimpi beserta secercah harapannya untuk hidup normal layaknya anak pada umumnya.

 

“Saya mohon bantuan dan kepedulian dari bapak/ibu anggota DPRD, bapak Bupati Cirebon dan masyarakat seluruhnya untuk kesehatan saya. Mohon dukungan,” begitu sepenggal kalimat yang ditulis Fadli dalam secarik kertas lusuh, Jumat (25/12/2020) lalu.

 

 

Diketahui, Fadli tinggal bersama adik dan kedua orang tuanya di Blok Batu Ampar RT 10 RW 03 Desa Setu Wetan, Kecamatan Weru, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

Sejak lahir, ia tidak memiliki lubang anus. Hingga saat ini, Fadli terpaksa harus Buang Air Besar (BAB) melalui lubang anus buatan yang terletak dibagian perut sebelah kiri.

 

Fadli Rahman saat menuliskan kalimat menyentuh hati untuk Bupati Cirebon dan anggota DPRD setempat di kediamanya, Jumat (25/12/2020) lalu.
Fadli Rahman saat menuliskan kalimat menyentuh hati untuk Bupati Cirebon dan anggota DPRD setempat di kediamanya, Jumat (25/12/2020) lalu.

 

Usai melakukan kunjungan kerja di Desa Slangit, Bupati Cirebon Imron Rosyadi langsung menyempatkan diri mengunjungi kediaman Fadli. Dalam kunjungannya, Imron memberikan bantuan dan motivasi kepada Fadli.

 

 

Sebelum berkunjung ke kediaman Fadli, ia mengaku mengajak Wakil Gubernur (Wagub) Jabar H Uu Rhuzanul Ulum terlebih dahulu untuk bersama-sama mengunjungi kediaman Fadli.

 

“Saya ucapkan terimakasih kepada beliau kang Uu (Wagub Jabar) yang telah hadir di Kabupaten Cirebon juga di Desa Slangit karena puting beliung, dan sekarang hadir di Desa Setu Wetan menjenguk ade Fadli,” ujar Imron sambil tersenyum usai berkunjung ke kediaman Fadli Rahman, Kamis (7/1/2021).

Menurutnya, saat ini perlu adanya tindakan medis terhadap kondisi kesehatan Fadli.

READ  Tingkatkan Pelayanan, Imigrasi Kelas II TPI Cirebon Berikan 7 Program Unggulan

“Ade Fadli ini yang ada suatu kelainan perlu adanya tindakan medis untuk kesembuhannya,” katanya.

Kendati demikian, Imron berjanji pihaknya akan terus mengawal Fadli yang tengah membutuhkan tindakan medis.

“Fadli akan bisa dioperasi, mangga pasti kami bisa mendampinginya,” tegas Imron.

 

Dalam kesempatan itu, Imron mengajak masyarakat Kabupaten Cirebon dan Wagub Jabar untuk mendoakan Fadli agar diberikan kesembuhan.

 

“Kami juga minta doa kepada seluruh masyarakat dan Wagub agar Fadli bisa sembuh,” ucap Bupati Cirebon ini. 

 

Wagub Jabar, Uu Rhuzanul Ulum menyampaikan rasa ucapan terimakasihnya kepada Bupati Cirebon yang telah memberikan kepedulian terhadap masyarakat di Kabupaten Cirebon. Ia pun merasa tersanjung ketika dirinya diajak berkujung ke kediaman Fadli.

“Saya diajak kesini merupakan sebuah kehormatan bagi saya. Saya merasa tersanjung kepada kunjungan kerja, apalagi kunjungan kerjanya ditempat yang seperti ini,” kata Kang Uu.

Menurut Kang Uu, saat ini Fadli tengah memerlukan tindakan medis.

“Dan itu harus segera dilakukan kemudian beliau (Bupati Cirebon) juga memberikan bantuan. Untuk kami kedepan insyaallah, berkoordinasi dengan Kepala Desa (Kuwu) dan juga memberikan perhatian yang dianggap perlu, tetapi kami tidak mendahului Pemerintah Kabupaten Cirebon,” terangnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Cirebon, Hj Enny Suhaeni menjelaskan bahwa proses penyembuhan Fadli Rahman memerlukan waktu panjang. Menurutnya, proses penyembuhan itu bisa dilakukan dengan cara memasukkan busi (alat medis) kedalalam lubang anus buatan.

 

“Sebetulnya kalau tidak merasa bosan dan jenuh, itu bisa normal lagi lubang anusnya. Karena sudah dilakukan operasi pembuatan lubang anus,” ungkap Hj Enny.

 

Ia melanjutkan, kondisi tersebut membuat Fadli enggan menggunakan alat tersebut.

READ  Gubernur Jabar Ingatkan Pentingnya Protokol Kesehatan saat Iduladha

 

“Pada saat memasukkan busi itukan terasa sakit banget, itu yang menyebabkan ade Fadli agak mogok,” katanya.

 

 

Meski begitu, dia berjanji akan terus mengawal kondisi kesehatan Fadli Rahman. “Dikawalnya sampai sembuh,” ucap Hj Enny akhiri perkataannya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

%d bloggers like this: