Aktual, Berani, Terpercaya

Datangi Tempat Jajanan di Majalengka, Polisi Imbau Warga Tak Nongkrong Saat Ngabuburit

Personil Polres Majalengka saat mendatangi di salah satu tempat pusat jajanan. (Foto:Humas Polres Majalengka for Inderawaspada.com) 

Majalengka, Inderawaspada.com- Polres Majalengka melakukan patroli ke sejumlah tempat pusat jajanan saat bulan suci Ramadhan.

Salah satunya di komplek Bundaran Taman Majalengka Raharja dan Simpang Pasar Mambo.

Di bulan Ramadhan tahun ini, petugas masih melihat banyak penjual takjil dadakan di sepanjang ruas jalan tersebut.

Dalam kegiatan tersebut petugas Kepolisian dan Satpol PP mendatangi tempat tersebut dan memberikan himbauan kepada warga untuk pulang ke rumah dalam rangka pencegahan penyebaran virus corona atau Covid-19. 

Untuk itu, petugas meminta masyarakat tak berkerumun atau nongkrong saat ngabuburit.

Kapolres Majalengka AKBP Dr Bismo Teguh Prakoso melalui Pawas Ipda Mardiyanto mengatakan, pihaknya tak melarang masyarakat untuk berjualan dan berbelanja keperluan untuk berbuka puasa. Namun petugas hanya menekankan agar tak berkerumun dalam situasi wabah corona ini.

Baca Juga :
1 of 54

“Kita mengimbau kepada masyarakat supaya tetap jaga jarak, tetap melakukan pencegahan, tidak bergerombol di tempat umum, dan pakai masker. Beli makan silahkan, tapi langsung pulang,” ujar Iptu Mardiyanto pada Senin (04/05/2020).

Iptu Mardiyanto menjelaskan, kegiatan patroli itu dilakukan setiap hari ke sejumlah titik-titik keramaian warga yang tengah berburu takjil. Titik itu seperti Bundaran Munjul, Simpang Mambo dan beberapa titik lainnya yang disinyalir banyak warga berkerumun.

“Kita patroli mobile memberi imbauan agar masyarakat cukup beli kebutuhan untuk buka puasa lalu pulang, tak jalan-jalan dan bergerombol,” tegasnya.

“Patroli ini juga dilaksanakan di tingkat jajaran Polsek di Kecamatan. Selain tak berkerumun saat berbelanja buka puasa, juga warga diminta untuk tak menggelar buka puasa bersama,” imbuhnya.

You might also like

Leave A Reply

Your email address will not be published.

error: Maaf, !!